Arsip Kategori: Hukrim Lombok Utara

Seorang WNA di temukan tewas di Bungalow di Gili Trawangan

Lombok Utara, Polda NTB – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia, ditemukan meninggal dunia sabuah Bungalow di Dusun Gili Trawangan Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara, Minggu,26 Maret 2023

Dengan adanya Laporan Informasi dari masyarakat terkait meninggalnya seorang Warga Negara Asing (WNA) yang di kenal dengan nama Alan Evan Croft umur 71 tahun Laki-Laki, Subiaco, Australia. Anggota Unit Reskrim Polsek Pemenang langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan Pospol Subsektor Gili Indah dan pihak terkait untuk melakukan pertolongan dan mengevakuasi jenazah korban.

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, SIK., MH melalui Kapolsek Pemenang Iptu Lalu Eka Arya Mardiwinata, SH, MH., saat di Konfirmasi Media di Mapolsek setempat Senin, 27/03/2023 pagi membenarkan tentang seorang WNA yang telah meningal dunia bernama Mr.Alan Evan Croft. Istri korban yang bernama Linda farahas kusnadi, Spd., M.M. datang dari Bali menuju Dusun Gili Trawangan Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang. KLU untuk berlibur, bersama dengan korban.

“Dan sesampainya di Dusun Gili Trawangan Mr.Alan Evan Croft dan istrinya menginap di salah satu penginapan yang ada di Gili Trawangan” terang Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan pada hari minggu tanggal 26 maret 2023 sekitar pukul 20.30 WITA, istri korban yang bernama Linda melihat korban dalam keadaan terlentang diatas tempat tidur, selanjutnya. Linda membangunkan korban namun tidak bergerak/bangun.

“Selanjutnya Linda berteriak minta tolong, dan salah seorang warga menghubungi Dr. Dani Wendi dari Medical Mitra Pratama Dusun Gili Trawangan, Dr. Dani Wendi datang ke TKP untuk mengecek keadaan korban, dan setelah dilakukan pengecekan korban dinyatakan telah meninggal dunia” ujar Kapolsek

Mendapat laporan dari warga setempat pihaknya langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepatnya di Dusun Gili Trawangan Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang KLU selanjutnya Pihaknya bersama tim berhasil mengevakuasi Jenazah dari Gili Trawangan menuju Pelabuhan Mentigi Dusun Mentigi Desa Malaka Kecamatan Pemenang untuk di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram.

“Tim menyerahkan jenazah tersebut berdasarkan kesepakatan dari pihak keluarga/istri kepada pihak Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk penitipan jenazah dan di lakukan VER ( Visum Et Revertum) luar serta penanda tanganan penolakan autopsi” tutup Iptu Lalu Eka Arya Mardiwinata.

Si Jago Merah Melalap Rumah Kos di Gili Trawangan, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Lombok Utara, Polda NTB – Si jagomerah melalui sebuah rumah dan kos – kosan di Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara pada Jumat 10/03/2023 sekitar pukul 12.45 wita.

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta,SIK, MH melalui Kapolsek Pemenang Iptu Lalu Eka Arya Mardiwinata SH MH dalam keterangan tertulisnya membenarkan peristiwa kejadian kebakaran tersebut. “Benar telah terjadi kebakaran sebuah rumah beserta kos – kosan di Dusun Gili Trawangan” Katanya.

Lalu Eka menyampaikan Identitas pemilik rumah serta kos – kosan tersebut atas nama Mutamat Rasmanto, laki laki, 53 tahun, alamat RT. 05, Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara.

Masih. kata Lalu Eka menyampaikan kronologis kejadiannya berdasarkan keterangan saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Saksi (Agisti Indah Putri Sadewi PJ) yang merupakan anak kandung daru korban mengatakan bahwa berawal dari ia (saksi) mendengar suara seperti ledakan.

Kemudian ia (saksi)) keluar dan sudah melihat api di lantai II kos- kosan milik bapaknya. Ia pun berteriak memanggil warga sekitar serta berlari menuju masjid untuk memberitahukan Bapaknya yang saat itu sedang berada di Masjid melaksanakan Sholat Jum’at.

Mengetahui adanya peristiwa tersebut masyarakat sekitar berlarian membantu memadamkan api dengan alat seadanya, namun karena keterbatasan peralatan menjadi kendala proses pemadaman Api.

“Akibat kebakaran tersebut rumah beserta kos – kosan yang terbuat dari kayu rata dengan tanah” ungkap Kapolsek.

Sekitar pukul 14.00 wita, api dapat dipadamkan oleh warga sekitar dengan menggunakan alat seadanya.

Mengetahui peristiwa tersebut anggota Polres Lombok Utara langsung menuju TKP melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi yang mengetahui atas kejadian tersebut.

Dari hasil olah TKP diduga kebakaran diakibatkan oleh hubungan pendek arus listrik di salah satu kamar kos- kosan yang berada dilantai II milik korban.

“Dan atas kejadian tersebutb tidak ada korban jiwa namun kerugian materil ditaksir ratusan juta rupiah” Jelas Kapolsek

Masih kata Kapolsek, kebakaran tersebut juga berdampak pada sebuah bangunan Gili Dive ikut terbakar, diperkirakan karena tiupan angin yang cukup kencang mengarah kesana dan atap bangunan yang terbuat dari alang – alang sehingga dengan mudah menyambar bangunan tersebut.

“Kerugian juga diperkirakan jutaan rupiah” tutup Kapolsek.

Seorang Pemuda Ditemukan Gantung Diri Asal Desa Sukadana

Lombok Utara- Polda NTB, Telah ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki di Dusun Labangkara, Desa Sukadana, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Selasa (28/02/23).

Berdasarkan pengaduan dari Kepala Dusun Labangkara Sahnari (30) tentang warganya yang meninggal dunia gantung diri .

Menindak lanjuti laporan tersebut Polsek Bayan respon cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Dusun Lebangkara Desa Sukadana Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara (KLU)

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta SIK MH melalui Kapolsek Bayan Iptu Sugi Jaya SH saat dikonfirmasi awak media, mengatakan bahwa benar ada kejadian gantung diri dengan inisial korban P, seorang laki-laki berusia (45 tahun) yang beralamat di Dusun Labangkara, Desa Sukadana, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara (KLU)

“Adapun kronologis kejadiannya dimana sekitar pukul 16.30 wita korban bersama saudara Amaq Dinah sedang menonton TV di rumahnya, di kamar sebelah barat, kemudian korban keluar dari kamar menuju ke dapur yang berada di sebelah timur rumah korban, dimana pada saat itu istri korban Sarminten sedang memasak nasi didapur, kemudian korban masuk kedalam kamar sebelah timur yang bersebelahan dengan dapur, lalu istri korban keluar kebelakang rumah untuk memotong cabai, sekitar 30 (tiga puluh) menit kemudian Sarminten masuk kedalam dapur dan melihat korban dalam keadaan posisi berjongkok dengan kabel parabola terikat di lehernya” tutur Kapolsek

Iptu Sugi Jaya menambahkan, atas kejadian tersebut istri korban yang Sarminten histeris berteriak meminta tolong.

“Lalu datang Amaq Dinah dan Dani Puspadewi untuk membantu namun nyawa korban tidak bisa di selamatkan dan korban sudah tidak bernyawa (MD)” terang Kapolsek.

Masih kata Kapolsek Bayan Sarminten dan Amaq Dina serta Dani Puspadewi membuka jeratan kabel pada leher korban, kemudian menghubungi Ambulance Desa lalu korban dibawa ke Puskesmas Bayan .

“Atas kejadian tersebut Anggota Polsek Bayan melakukan olah TKP, disaat olah TKP petugas menemukan barang berupa seutas kabel parabola berwarna hitam dengan panjang kurang lebih 2 M yang diduga digunakan oleh korban untuk gantung diri di dapur. Dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi” tutup Kapolsek

TK Negeri Dewi Anjani Bayan Tanamkan Jiwa Bhayangkara di Usia Dini

Lombok Utara – Polda NTB, Polsek Bayan melaksanakan kegiatan pembelajaran Bertema ” Pekerjaan Dengan TK Negeri Dewi Anjani Yang Mempelajari Tentang Profesi Kepolisian ” di Mako Polsek Bayan pada hari Selasa, (28/2/2023).

Pembekalan pembelajaran tentang Profesi Kepolisian di lakukan sejak usia dini kepada siswa-siswa TK, merupakan hal yang sangat patut untuk dicontoh, selain menumbuhkan kembangkan rasa percaya diri, siswa-siswi TK tersebut juga mananamkan rasa cinta terhadap Institusi Kepolisian agar tidak boleh takut kepada Bapak Polisi, karena Polri adalah sahabat anak, serta pengenalan tugas pokok Kepolisian terhadap siswa-siswi TK dapat mengajarkan sejak dini.

Disampaikan juga kepada siswa-siswi TK, betapa pentingnya menjaga kamtibmas di tengah masyarakat di era globalisasi yang penuh dengan keterbukaan informasi publik.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut sebanyak 69 Siswa-Siswi TK Negeri Dewi Anjani dan 9 Guru Didik di sambut langsung oleh Kepala Kepolisian Sektor Bayan Iptu Sugi Jaya S.H. di mako Polsek Bayan.

Kepala Kepolisian Resor Lombok Utara Akbp I Wayan Sudarmanta S.I.K., M.H. melalui Kepala Kepolisian Sektor Bayan Iptu Sugi Jaya S.H. menegaskan Bahwa pengenalan profesi Kepolisian kepada siswa-siswa TK di usia dini merupakan hal yang bagus kita tanaman kepada anak – anak sebagai pengenalan tentang profesi Kepolisian dan tugas pokok Kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat selain penegakan hukum serta memperkenalkan alat-alat yang digunakan oleh seorang abdi negara sebagai Insan Bhayangkara dalam pelaksanaan tugasnya supaya dapat meningkatkan minat siswa-siswi TK Dewi Anjani tersebut.

untuk bergabung menjadi Keluarga Besar Institusi Kepolisian Republik Indonesia dari sejak dini, mengingat tingkat minat masyarakat Bayan, umumnya di wilayah Kabupaten Lombok Utara masih kurang untuk bergabung dengan Institusi Kepolisian.tutup mantan KBO Reskrim

Penyelam Asal Amerika Ditemukan Tim Gabungan di Kedalaman 21 Meter Gili Trawangan

Lombok Utara, Polda NTB – Warga Negara Asing (WNA) USA yang dinyatakan tenggelam saat diving berhasil di temukan angota gabungan dari TNI, Polri dan Basarnas, Senin, 20/ 02/2023

Setelah melakukan pencarian selama Seharian tim gabungan berhasil menemukan korban WNA yang bernama Tyeson Cluff Umur 49 thn Negara USA, Jenis kelamin laki-laki tersebut yang di temukan di perairan Dusun Gili Trawangan ( Shark Point ) sebelah barat Gili Trawangan Desa Gili indah Kecamatan. Pemenang

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, SIK., MH melalui Kasat Polairud Polres Lombok Utara Iptu Lalu Arya Budi saat di temui media di ruangan kerjanya mengatakan pencarian dilakukan oleh Pos TNI AL , Polairud dan Basarnas di sekitar lokasi tenggelamnya WNA

“Pukul 08.08 WITA WNA yang dinyatakan hilang ditemukan oleh tim dari Pos TNI AL , Polairud dan Basarnas di koordinat -8,3418700, 116,0254970 disekitar Shark Point, Ditemukan pada kedalaman 21 Meter masih menggunakan alat selam lengkap selanjutnya korban di bawa ke Pelabuhan Bangsal”, Ujar Kasat Polairud

Lebih lanjut ia mengatakan setelah melakukan evakuasi korban langsung di bawa ke pelabuhan bangsal sekitar Pukul 09.10 WITA Sesampainya di Pelabuhan Bangsal, korban langsung di bawa menuju RS Bhayangkara menggunakan Ambulance Puskesmas Nipah, terang Arya Budi.

Tim Gabungan Berhasil Temukan Jenasah Mahasiswa Unram di pantai Gili Air

Lombok Utara – Polda NTB, Mahasiswa Unram yang dikabarkan tenggelam di Dusun Gili Air Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara telah ditemukan Anggota Polres Lombok Utara Bersama TNI AL, Basarnas Tim , Pokmaswas dan warga sekitar, Rabu, 11/01/2023 pagi sekitar pukul 06.30 wita di pantai Gili Air saat air laut sedang surut, Mahasiswa Unram Fakultas Teknik Elektro yang bernama Aldin Nauval Firas Qany kelamin laki laki Umur 21 Tahun alamat Desa Montong Betok Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur, yang kemarin malam terseret arus saat berenang di pantai Gili Air Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara, pada hari selasa tanggal 10 januari 2023 sekitar pukul 17.30 wita, berhasil di temukan dan di evakuasi Anggota Polsek Pemenang Polres Lombok Utara bersama TNI AL, Basarnas Pokmaswas dan warga setempat.

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta SIK MH melalui Kapolsek Pemenang Iptu Lalu Eka Arya M, SH.M.H, saat di jumpai media di Mapolsek setempat membenarkan tentang informasi kejadian seorang Mahasiswa Unram Fakultas Teknik Elektro yang melaksanakan KKN di Dusun Gili Air di duga tenggelam atau terseret arus saat berenang di pantai Gili Air pada hari sekitar pukul : 06.30 wita pihaknya bersama tim dari TNI AL Basarnas , Pokmaswas dan warga setempat berhasil menemukan korban, saat air laut sedang surut di seputaran tempat kejadian di pantai Gili Air.

“Korban langsung di evakuasi dengan menggunakan kapal milik Basarnas dan langsung dibawa ke Bangsal kemudian korban di bawa ke rumah duka di Desa Montong Betok Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur” ujar Kapolsek

Kapolsek Pemenang juga memberikan himbauan kepada masyarakat maupun mahasiswa yang melaksanakan KKN di Gili Air agar selalu waspada terhadap cuaca yang ekstrim, mengingat di Gili Matra ini arus bawah lautnya yang sangat kencang

“Apa bila melaksanakan kegiatan di pantai agar tetap waspada dan gunakan baju pelampung jika tidak bisa berenang, guna mengantisipasi hal -hal yang tidak kita inginkan seperti sekarang” imbau Kapolsek

Kapolres Lotara Pimpin Pers Release Akhir Tahun, Paparkan Sederet Keberhasilan Sepanjang Tahun 2022

Lombok Utara, NTB–Polres Lombok Utara pada penghujung tahun 2022 melaksanakan giat press release dengan mengundang awak media. Kegiatan Press Release ini di pimpin langsung oleh Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Reskrim Akp I Made Sukadana, S.H., M.H., dan Kasat Res Nakoba Iptu Ketut Artana yang bertempat di Loby Mapolres setempat, Kamis (29/12/2022).

Adapun Kasus yang di tangani di Polres KLU di tahun 2021 sebanyak 136 kasus dari berbagai macam kasus. Pada tahun 2022 ada 141 kasus, artinya ada penurunan kasus.

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, S.I.K., M.H mengatakan bahwa hal ini tidak terlepas dari kerja sama TNI, Polri, dan masyarakat dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban.

“Berkaitan dengan kasus narkoba di tahun 2022 terdapat 38 kasus yang ditangani, dibandingkan 2021 hanya 34 kasus. Hal ini menandakan adanya kenaikan 4 kasus karena dinamika masyarakat sudah mulai tinggi sejak pandemi covid-19”. Ungkapnya.

Ada kasus yang menarik, dan menjadi sorotan dan atensi bersama yaitu tindak pidana uang palsu (Upal)

Kemudian, ada beberapa kasus terkait operasi antik dan upaya-upaya yang kita lakukan untuk memastikan situasi kambtimbmas, polres sudah melakukan operasi silent terkait razia miras.

“Yang di razia bukan penjual, akan tetapi tempat diproduksinya miras. Ada beberapa alat produksi miras yang disita dan beberapa TKP pembuatan miras”. Ungkapnya.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya perkelahian atau keributan akibat dari minum miras.

Pada kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Iptu I Made Sukadana, S.H., M.H., menyampaikan ada dua kasus yang menonjol yang terjadi di akhir tahun 2022. Pertama ada kejadian penemuan uang palsu. ditemukan di Desa Santong, uang palsu ini terselipkan pada uang Anggaran Dana Desa. Pelaku inisial YJP merupan perangkat desa, YJP melakukan aksinya sendiri dengan menggunakan kertas HVS dan printer merek EPSON L220 di kantor Desa Santong.
Uang palsu tersebut berjumlah 9.500.000,00 dengan nominal pecahan 100.000,00 dan sebanyak 95 lembar.

YJP mengaku bahwa tindakan pembuatan uang palsu tersebut hanya dilakukannya sendiri, dengan bekal melihat tutorial di youtube. Namun, aksi YJP di curigai oleh perangkat desa lainnya kemudian dilakukan pengecekan kembali ke Bank BPD NTB. YJP mengaku bahwa tindakan pemalsuan mata uang rupiah yang dilakukannya untuk menutupi hutangnya karena judi.

“Atas tindakan yang dilakukan YJP dikenakan Pasal 36 Ayat (1) Pasal 26 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp. 10.000.000.000, (sepuluh milyar rupiah)” imbuh Kasat Reskrim

Kasus ke-dua, pencurian mesin boat berkapasitas 40 PK merk Yamaha Enduro. Pada saat kejadian, korban menyimpan mesin di rumahnya, karena situasi rumah korban yang sepi, pelaku melakukan aksinya untuk mengambil mesin milik korban. Pelaku berinisial S dalam kurun waktu kurang dari 24 jam berhasil di diamankan oleh petugas Kepolisian.

Atas tindakan yang di lakukan S dapat dikenakan Pasal 363 Ayat (1) Ke-3, Ke-4, dan Ke-5 KUHP dengan Ancaman Hukuman 7 tahun penjara.

Kasus selanjutnya, Kasat Res Nakoba Iptu Artana S.H.mengatakan, selama kegiatan operasi antik di bulan Desember Polres Lombok Utara berhasil mengamankan 4 tersangka dengan 2 TKP, TKP pertama di Pancor getah dengan 2 tersangka AY dengan barang barang bukti 0,56 gram. Kemudian dari hasil penangkapan tersebut di lakukan pengembangan di kota Mataram didaerah Rembiga yang kemudian diamankan 2 orang inisial DN. Pada saat di TKP juga di temukan pelaku Inisial Y.

“Atas perintah Kapolres Lombok Utara untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, dari Satnarkoba melakukan berbagai kegiatan di sumber pembuatan miras, terutama miras tradisional. kemudian melakukan kegiatan keamanan di 5 Kecamatan di Kabupaten Lombok Utara”. Ungkapnya.

Atas tindakan pelaku tersebut pelaku dapat di kenakan Pasal 114 Ayat (1) dan atau Pasal 112 Ayat (1), Undang-undang Nomor 53 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Di akhir press relases, Kapolres Lombok AKBP I Wayan Sudarmanta, S.I.K., M.H mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada awak media yang telah mendukung menciptakan rasa aman , serta seluruh masyarakat Lombok Utara yang sadar hukum dan situasi tetap kondusif.

Polri Bersama Stakeholder Lainnya Mencari WNA Francis yang Hilang di Gili Trawangan

Lombok Utara, Polda NTB – mendengar adanya informasi Warga Negara Asing yang hilang di Gili Trawangan Polsek Pemenang dengan sigap menuju ke TKP (tempat kejadian perkara) yang tepatnya di Gili Trawangan, Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Minggu 18 Desember 2022.

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, SIK,MH melalui Kapolsek Pemenang Iptu Lalu Eka Arya M,SH.M.H, saat di konfirmasi media pada Senin, 19/12/2022 di Mapolsek setempat, membenarkan tentang WNA atas nama LIDYE ANNIE MAURICETTE, Umur 50 tahun , kelamin perempuan, Warga Negara Prancis hilang di pantai ketika berenang dari Pantai Gili Trawangan menuju Gili Meno.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan sekitar pukul 13.00 Wita korban menyampaikan kepada kedua anak perempuannya yang saat itu tidur di pantai sebelah utara Hotel Wah Resor, bahwa korban ingin berenang menuju Gili Meno. Saat itu korban tidak menggunakan alat untuk berenang.

“Sekitar 1 jam kemudian, ke 2 anak korban tidak melihat lagi keberadaan ibunya, dan ke 2 anak korban melanjutkan berenang di pantai depan wah Resor sampai Pukul 16.20 Wita dan sekitar pukul 17.00 Wita mengingat korban belum di ketahui keberadaannya oleh kedua putrinya, kemudian ke 2 anak korban menanyakan pada guide yang ada di depan Wah Resort bahwa ibunya berenang menuju Gili meno, terang Kapolsek.

Adapun warga lokal Gili Trawangan menyampaikan kepada kedua anak tersebut mengatakan “tidakmungkin bisa berhasil sampai ke gili meno dengan cuaca yang sekarang”, sehingga ke 2 anak korban panik.

Sekitar Pukul 19.00 wita ke 2 anak korban melaporkan kejadian tersebut ke piket Pos Dit Pam Obvit Polda NTB , setelah mendapat laporan anggota yang bertugas di Pos tersebut langsung melaporkan ke Piket Polsek Pemenang dan menanggapi kejadian tersebut Kapolsek Pemenang berkoordinasi dengan Syahbandar Pemenang, TNI AL, Basarnas dan Sat Pol Air KLU untuk melakukan pencarian terhadap korban, dan personel Polsubsektor mendatangi Ke 2 anak korban di Villa Jati Trawangan. Kapolsek juga melaksanakan koordinasi dengan Kadus Gili Meno dan nelayan sekitar

Hingga saat ini senin tanggal 19 desember 2022, upaya pencarian korban masih berjalan , Polsek Pemenang bersinergi dengan Pos TNI AL yang ada di Bangsal, Sat Pol Air , Basarnas dan warga masyarakat guna menemukan keadaan korban, dengan menggunakan 2 unit perahu karet dari Direktorat Polair Polda NTB, dengan menyusui pantai Gili Matra di perkirakan tempat korban tenggelam atau hilang dan akan di lanjutkan melakukan pencarian pada pukul siang ini dengan menyusui pantai dari Wilayah Pemenang hingga Bayan.Tutup Iptu Lalu Eka Arya M,SH.M.H,

Sat Reskrim Polres Lombok Utara Amankan Dua Terduga Pelaku Pungli

Polres Lombok Utara, Polda NTB – Polisi mengamankan dua pria yang menjadi terduga pelaku pungutan liar (pungli) di sejumlah hotel di Tiga Gili, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, pada Rabu (14/12/2022). Keduanya diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Utara di Gili Trawangan sore tadi.

Kapolres Lombok Utara, AKBP I Wayan Sudarmanta SIK MH, melalui Kasat Reskrim, AKP I Made Sukadana Sh Mh. menyebut terduga pelaku merupakan warga Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara berinisial BU (31) dan DA (32). “Keduanya diamankan berdasarkan pengaduan salah satu korban yakni manager hotel di Gili Meno,” kata Sukadana.

Lebih lanjut Sukadana mengungkapkan dari keterangan korban, saat beraksi, kepada korbannya, DA mengaku sebagai anggota Intel dengan dalih akan melakukan pendataan terkait ijin minuman beralkohol (minol), ditemani rekannya BU yang mengaku sebagai wartawan.

“Oknum tersebut meminta sejumlah uang, dan salah satu korban hanya memberi Rp 500 ribu dengan menggunakan amplop putih,” terangnya.

Guna proses lebih lanjut, keduanya masih diamankan di Polres Lombok Utara.

Nasib Apes Baru Sehari Pelaku Curat Terciduk Tim Puma

Lombok Utara, Polda NTB – Tim Puma Polres Lombok Utara meringkus satu (1) orang pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) di Dusun Kampung Bugis Kelurahan Ampenan Barat Kota Mataram. Pada Kamis, 01/12/22

Dengan dasar Surat Telegram Kapolda Ntb NOMOR : ST/995/X/RES.1.24/2022 Tanggal 31 Oktober 2022 Tentang Kegiatan rutin yang di tingkatkan (KRYD) yaitu kejahatan premanisme yang meliputi Curat, Curas dan Curanmor untuk menekan angka kejadian dan meningkatkan ungkap kasus dimaksud terhitung mulai tanggal 1 November s.d 10 Desember 2022 (selama 40 hari) selain itu juga guna menjaga Harkamtibmas yang kondusif di wilkum Polda NTB dan LP/B/215/XII/2022/SPKT/RES LOTARA/POLDA NTB

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, SIK., MH melalui Kasat Reskrim Polres Lombok Utara AKP I Made Sukadana SH. MH. Saat di konfirmasi diruang kerjanya Jumat, (02/12/22) pagi membenarkan hal tersebut.

Made Sukadana mengatakan sekitar pukul 01.00 wita yang bertempat di pinggir pantai Dusun Karang Kerakas Desa Segarakaton Kecamatan Gangga KLU yang awalnya pada hari rabu tanggal 30 November 2022 sekitar pukul 12.00 wita korban berinisial FN (34) warga Dusun Karang Kerakas Desa Segara Katon Kecamatan Gangga, KLU.

“Selesai mencari ikan (saksi) menaruh mesin perahu di sebuah rumah warga tempat biasanya menitipkan mesin perahu dan rumah tersebut dalam keadaan kosong selama seminggu karena pemiliknya dalam keadaan sakit”, jelas Kasat Reskrim

Made Sukadana menuturkan, sekitar pukul 17.00 wita ada masyarakat yang mencari ikan dipantai tersebut dan masih melihat mesin tersebut namun pada hari Kamis (01/12/22) sekitar pukul 06.00 wita saudara saksi mau pergi ke laut untuk mencari ikan akan tetapi pada saat akan mengambil mesinnya tersebut ternyata tidak berada di tempat dan sembari mencari di sekitar tempat tersebut namun tidak ditemukan.

“Berdasarkan laporan tersebut Tim Puma Polres Lombok Utara melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memperoleh keterangan saksi-saksi dari warga setempat dan mendapat petunjuk dari salah satu warga yang dicurigai. Dan setelah di telusuri mendapat info tentang warga setempat yang jarang pulang dan bolak balik ke luar kota” tandasnya.

Dikatakan oleh Kasat, berdasarkan informasi tersebut Tim Puma Polres Lombok Utara berangkat menuju kelurahan Ampenan kota Mataram dan mencari tahu posisi terduga pelaku curat yang kita curiga berinisial SI alias Edy (49) setibanya di Ampenan tim mendapat informasi dari warga sekitar dan Tim Puma Polres Lotara berhasil mengetahui keberadaan lokasi rumah tempat tinggal terduga pelaku dan sekitar pukul 23.30 wita tim melakukan penggerebekan di rumah salah satu warga di Dusun Kampung Bugis Kelurahan Ampenan Barat Kota Mataram dan di lakukan introgasi kepada pelaku namun pelaku tidak mau mengakui perbuatannya.

“Setelah dilakukan introgasi ulang pelaku mengakui perbuatannya dan barang bukti sebuah mesin tempel 40 PK merk Yamaha Enduro disembunyikan di semak-semak kebun dekat lapangan Dusun Karang Kerakas Desa Segarakaton Kecamatan Gangga KLU” terang Kasat Reskrim.

Kasat menambahkan, Tim segera berangkat menuju lokasi setelah sampai lokasi tim yang dibantu warga dan pelaku melakukan pencarian barang bukti namun barang bukti tersebut tidak ada (sudah berpindah) kemudian tim melakukan introgasi kepada terduga pelaku lagi.

“Pelaku mengatakan kemungkinan barang bukti tersebut telah dibawa pelaku lainnya saudara (P) di wilayah Desa Ireng Meninting Kecamatan Batu Layar Lombok Barat (Lobar) kemudian, Kasat menambahkan, tim bergegas berangkat menuju yang diduga lokasi barang bukti”ujar Made Sukadana.

Dituturkan olehnya, setelah sampai di lokasi tim melakukan penggerebekan dan berhasil menemukan dan mengamankan barang bukti tersebut kemudian tim kembali berangkat ke Lombok Utara dengan membawa barang bukti (BB) berupa Satu unit mesin tempel 40 PK merek Yamaha Enduro No Mesin E40GMHL109623 Warna Abu Silver dan pelaku menuju Sat Reskrim Polres Lombok Utara untuk proses lebih lanjut.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp.30.000.000 (Tiga puluh juta rupiah) dengan identitas mesin speed tempel nelayan 40 PK Merek Yamaha Enduro Warna Abu Silver No Sin E40GMHL109623 dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian” pungkas AKP I Made Sukadana.